Masuk

Ingat Saya

Tebar Damai Lewat Dunia Maya

terrorism-has-no-religion

Masih ingatkah kita dengan peristiwa terorisme di ibukota tercinta Jakarta pada beberapa pekan yang lalu, yang jelas peristiwa tersebut telah menjadi kenangan yang kurang enak untuk diingat, apalagi kisah aksi teror tersebut sudah terekam jejaknya di dunia maya, baik itu di situs-situs golongan, blog pribadi, bahkan banyak juga meninggalkan jejak di jejaring sosial.

Sebenarnya terorisme sudah ada di Indonesia jika kita galih lagi informasi lewat buku-buku ataupun tinggal googling dengan si mbah Google.¬†sejak pasca kemerdekaan hingga sekarang dengan motif utama berpacu pada kepercayaan tertentu dan sekarang lagi heboh-hebohnya jaman ISIS, yah mau gimana lagi toh singkatan ISIS sendiri “Ini Susah.. Itu Susah”.

Dengan jaman “Ini Susah… Itu Susah”, masyarakat awam yang masih belum paham betul mengenai “Cinta Negara” pasti akan mudah dihasut oleh oknum-oknum tertentu yang menebarkan “virus” kebencian terhadap negara dengan mengatas namakan kepercayaan tertentu.

Maka dari itu untuk mencegah pergeseran “mindset” masyarakat awan, hal terutama yang harus kita lakukan adalah rangkul para remaja yang menjadi cikal bakal penerus bangsa. Kenapa remaja?, karena remaja yang masih berjiwa bebas merupakan mangsa empuk untuk direkrut menjadi seorang teroris. oleh karena itu, mari kita gunakan cara yang lebih efisien yang tidak kaku terhadap remaja yang berjiwa bebas, lewat situs damai, kita tebarkan kedamaian lewat dunia maya.

Dengan